matahari
Bintang Berbentuk Telur

Ini adalah salah atu bintang paling populer diteliti astronom, di mana literatur penelitian akan bintang ini juga sebanyak matahari kita sendiri.
Vega memiliki bentuk yang aneh ini karena putarannya yang super cepat. Ia berputar 93 persen dari kecepatan kritis atau rotasi kritisnya. Rotasi kritis adalah kecepatan maksimal di mana bintang akan pecah.
Saking cepatnya berputar, Vega menyelesaikan satu rotasi dalam 12,5 jam. Sebagai perbandingan, matahari kita menyelesaikan rotasi dalam 27 hari.
2 dari 7 halaman
Matahari Kembar Siam

Namun setelah diteliti lebih lanjut, ternyata ini adalah dua bintang yang menempel, seakan-akan kembar siam. Kedua bintang ini mengorbit satu sama lain dengan waktu orbit hampir 30 jam saja.
Bintang ini sangat besar, masing-masing 38 kali dan 32 kali ukuran matahari. Astronom memprediksi bahwa salah satunya akan menabrak satu sama lain dan akan menghasilkan bintang yang jauh lebih besar, lebih dari 60 kali ukuran matahari.
3 dari 7 halaman
Matahari Dingin

Ini adalah temperatur dari bintang bernama CFBDSIR 1458+10B. Ini adalah matahari kerdil di tata surya bernama CFBDSIR 1458+10B. Di tata surya ini, terdapat dua matahari yang mengorbit satu sama lain. Uniknya, terdapat planet yang justru ukurannya besar di sana.
Menurut astronom, ini adalah matahari yang keadaannya mungkin menyerupai planet, dengan awan mendung yang mengandung air.
4 dari 7 halaman
Matahari Berlian

Setelah diteliti, ini ternyata bukan planet, namun sebuah bintang yang sebelumnya saling mengorbit, namun 'bahan bakar' salah satunya terkuras karena gravitasi besar keduanya.
Akhirnya bintang mati ini dipercaya membentuk material berupa crystalline carbon yang merupakan material serupa yang membentuk berlian.
5 dari 7 halaman
Matahari di Dalam Matahari

Jadi, sang ilmuwan menyebut bahwa TZO adalah bintang neutron yang 'dimakan' oleh bintang merah besar. Bintang neutron adalah inti bintang raksasa yang mati, sementara bintang merah adalah bintang tua yang hidrogennya hampir habis sehingga tak lagi panas.
Matahari dalam matahari ini akhirnya ditemukan pada 2014 lalu di posisi 199.000 tahun cahaya dari Bumi dan diberi nama HV 2112.
6 dari 7 halaman
Matahari Kecil

Namun ada juga matahari yang kecil, ialah EBLM J0555-57Ab. Bintang ini jaraknya 600 tahun cahaya, dan ukurannya hanya sebensar planet Saturnus.
Ukuran sebenar ini ternyata cukup untuk tekanan internalnya menghasilkan fusi nuklir, yang mana ini dibutuhkan untuk memproduksi panas. Jika sedikit lebih kecil saja, astronom menyebut benda ini hanya akan menjadi sebuah planet kerdil yang tidak unik.
7 dari 7 halaman
Matahari Berekor

Ini adalah bintang di konstelasi Cetus yang berada di 350 tahun cahaya jauhnya dari Bumi. Ini adalah sistem bintang yang terdiri dari dua bintang yakni Mira A dan Mira B. A adalah bintang merah yang akan mati, sementara B adalah bintang kerdit putih yang telah mati.
Menurut astronom, Mira A mengeluarkan ekor seperti komet karena bintang ini merilis karbon dan oksigen, yang membuat ekor sepanjang 13 tahun cahaya atau 20.000 kali jarak matahari ke Pluto. [idc]
Comments
Post a Comment